Foto Dokumentasi KKD Malut
“Analisis kebutuhan tempurung kelapa Maluku Utara untuk pabrik briket ekspor ke Timur Tengah dan Eropa. Standar kadar abu rendah menjadi kunci keberhasilan.”
Tempurung kelapa Maluku Utara memiliki densitas tinggi dan kadar abu yang sangat rendah karena tumbuh di tanah vulkanik subur dan pesisir kaya mineral. Melalui agregasi KKD, petani yang sebelumnya membuang tempurung kini dapat menjualnya dalam bentuk arang pirolisis dengan nilai ekonomis yang signifikan.
0 Komentar
Diskusi & Komentar Pembaca
Tanggapan dari petani kelapa, mitra industri, dan pemerhati komoditas Malut
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!